Laporan patologi Anda untuk tumor Brenner jinak

oleh Emily Goebel, MD FRCPC
27 Agustus 2025


A tumor Brenner jinak adalah pertumbuhan non-kanker yang dimulai di ovarium. Pertumbuhan ini terdiri dari sarang sel yang menyerupai lapisan saluran kemih, yang dikenal sebagai epitel urotelial, dikelilingi oleh jaringan pendukung padat yang disebut stromaKarena tumor ini jinak, tidak menyebar ke bagian tubuh lain dan tidak berubah menjadi kanker.

Seberapa umumkah tumor Brenner jinak?

Tumor Brenner jarang terjadi, tetapi tidak langka. Tumor ini mencakup sekitar 5 persen dari semua tumor epitel ovarium jinak. Tumor ini paling sering ditemukan pada orang dewasa berusia antara 40 dan 70 tahun, meskipun terkadang dapat ditemukan pada wanita muda di bawah 30 tahun atau wanita lanjut usia di atas 80 tahun.

Di mana tumor Brenner jinak ditemukan?

Kebanyakan tumor Brenner hanya ditemukan di satu ovarium, tetapi dalam kasus yang jarang terjadi, tumor ini dapat berkembang di kedua ovarium. Sangat jarang, tumor Brenner juga dilaporkan muncul di luar ovarium.

Apa saja gejala tumor Brenner jinak?

Kebanyakan pasien dengan tumor Brenner jinak tidak menunjukkan gejala. Dalam banyak kasus, tumor ditemukan secara kebetulan ketika ovarium diangkat karena alasan lain.

Jika tumornya besar, perut dapat membengkak atau terasa nyeri. Dalam beberapa kasus, tumor Brenner memproduksi hormon. Ketika ini terjadi, tumor ini dapat menyebabkan gejala seperti perdarahan vagina abnormal atau perubahan lain yang berkaitan dengan aktivitas hormon.

Apa penyebab tumor Brenner jinak?

Penyebab pasti tumor Brenner belum sepenuhnya dipahami. Beberapa tumor mungkin berkembang dari sarang kecil sel transisional yang disebut Walthard Rest, yang dapat ditemukan di dekat tuba fallopi. Kasus langka yang terkait dengan tumor ovarium lain yang disebut teratoma mungkin berasal dari sel germinal, yaitu sel yang biasanya berkembang menjadi sel telur.

Perubahan genetik telah dipelajari pada tumor Brenner, tetapi mutasi jarang terjadi. Pada beberapa tumor, peningkatan salinan gen yang disebut MYC telah dilaporkan.

Bagaimana diagnosis ini dibuat?

Diagnosis tumor Brenner jinak biasanya dilakukan setelah tumor diangkat melalui pembedahan dan diperiksa oleh dokter. ahli patologiAhli patologi mengamati irisan tipis tumor di bawah mikroskop untuk melihat ciri-ciri khasnya, yang meliputi sarang sel-sel tipe urotelial yang dikelilingi jaringan fibrosa.

Tes laboratorium khusus, seperti imunohistokimia, juga dapat dilakukan. Tes-tes ini mencari protein spesifik dalam sel tumor yang membantu memastikan diagnosis dan menyingkirkan jenis tumor ovarium lainnya.

Seperti apa bentuk tumor Brenner jinak di bawah mikroskop?

Di bawah mikroskop, tumor Brenner terdiri dari sarang kecil sel-sel seragam yang terlihat seperti sel urotelialSarang-sarang ini terletak di dalam serat padat stromaBeberapa sarang mengandung ruang-ruang kecil seperti kista yang berisi material merah muda, lendir, atau cairan. Kista-kista tersebut mungkin dilapisi oleh sel-sel urotelial, musinosa, bersilia, atau kuboid.

Sel tumornya hambar, artinya tidak terlihat abnormal. Penampilannya seragam dengan bentuk oval. inti, lipatan kecil sesekali disebut alur, dan halus kromatin. Kecil nukleolus juga dapat dilihat. Ahli patologi juga dapat melihat kalsifikasi, area stroma hialinisasi padat, atau perubahan musinosa. Aktivitas mitosis, yang mengacu pada pembelahan sel, sangat rendah.

Ketika tumor Brenner dikaitkan dengan tumor musinosa, komponen musinosa hampir selalu merupakan kistadenoma musinosa jinak.

Apa tes lain yang mungkin diperintahkan untuk mengkonfirmasi diagnosis?

Dokter spesialis patologi terkadang melakukan tes yang disebut imunohistokimia, yang menggunakan pewarnaan khusus untuk menyoroti protein di dalam sel tumor. Pewarnaan ini membantu memastikan diagnosis dan menyingkirkan jenis tumor ovarium lainnya.

Tumor Brenner biasanya positif untuk protein seperti GATA3, CK7, p63, S100P, reseptor androgen, uroplakin, dan trombomodulin. Tumor Brenner biasanya negatif untuk protein seperti CK20, PAX8, reseptor estrogen, dan reseptor progesteron. Hasil ini membantu memastikan diagnosis karena konsisten dengan profil tumor Brenner yang diharapkan.

Apakah stadium digunakan untuk tumor Brenner jinak?

Tidak. Karena tumor Brenner bersifat jinak, stadiumnya tidak ditentukan dengan cara yang sama seperti kanker. Stadium tidak diperlukan karena tumor ini tidak menyebar atau berperilaku seperti kanker.

Bagaimana prognosis untuk tumor Brenner jinak?

Prognosis untuk pasien dengan tumor Brenner jinak sangat baik. Tumor ini bersifat non-kanker dan tidak memiliki risiko kekambuhan atau progresi setelah pengangkatan. Setelah tumor diangkat, biasanya tidak diperlukan perawatan lebih lanjut.

Pertanyaan untuk ditanyakan kepada dokter Anda

  • Apakah tumor terbatas pada satu ovarium atau keduanya?

  • Apakah tumor tersebut berhubungan dengan jenis tumor ovarium yang lain?

  • Apakah tumor menunjukkan aktivitas penghasil hormon?

  • Apakah ada tindak lanjut yang direkomendasikan setelah operasi?

A+ A A-