Jason Wasserman MD PhD FRCPC
Desember 9, 2024
Lentigo maligna adalah jenis melanoma in situ, yang berarti kanker kulit stadium sangat awal yang belum menyebar melampaui lapisan atas kulit (epidermis). Kanker ini biasanya berkembang di area kulit yang telah terpapar sinar matahari selama bertahun-tahun, seperti wajah, leher, dan lengan. Jenis kanker ini tumbuh sangat lambat dan dapat bertahan dalam stadium awal selama bertahun-tahun sebelum berkembang menjadi melanoma invasif yang disebut melanoma lentigo maligna.

Lentigo maligna sering kali muncul sebagai bercak kulit yang datar atau sedikit menonjol dan berubah warna.
Fitur utama termasuk:
Karena lentigo maligna sering menyerupai penyakit lain jinak bintik-bintik kulit, seperti bintik-bintik penuaan atau bintik-bintik, penting untuk memantau perubahan ukuran, warna, atau bentuk dan berkonsultasi dengan dokter jika perubahan ini terjadi.
Lentigo maligna terutama disebabkan oleh paparan sinar matahari kronis, yang merusak DNA melanosit, sel-sel penghasil pigmen di kulit. Orang dengan warna kulit lebih terang, riwayat paparan sinar matahari yang signifikan, atau sering terbakar matahari memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker jenis ini. Risiko meningkat seiring bertambahnya usia dan paling umum terjadi pada individu berusia di atas 50 tahun. Faktor risiko lainnya termasuk sistem kekebalan tubuh yang lemah atau riwayat kanker kulit.
Lentigo maligna merupakan stadium awal melanoma yang terbatas pada lapisan atas kulit (epidermis). Ia belum menyerang lapisan kulit yang lebih dalam atau menyebar ke bagian tubuh lainnya. Sebaliknya, melanoma lentigo maligna berkembang ketika sel kanker tumbuh ke bawah ke dalam dermis, lapisan tengah kulit yang lebih tebal. Perkembangan ini menandai transisi ke melanoma invasif, yang berpotensi bermetastasis (menyebar) ke area tubuh lainnya.
Lentigo maligna tumbuh sangat lambat dan dapat bertahan dalam tahap in situ selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun sebelum berkembang menjadi melanoma lentigo maligna. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk transisi sangat bervariasi antara individu. Pemantauan rutin dan pengobatan dini jenis kanker ini secara signifikan mengurangi risiko perkembangan menjadi melanoma invasif.
Diagnosis lentigo maligna biasanya dilakukan setelah pemeriksaan kulit biopsi, di mana sampel kecil dari lesi yang mencurigakan diambil dan diperiksa di bawah mikroskop oleh ahli patologiBiopsi membantu memastikan adanya sel abnormal melanosit pada epidermis dan menyingkirkan kondisi lain. Tes tambahan, seperti dermoskopi (teknik untuk memeriksa kulit dengan pembesaran), dapat membantu mengidentifikasi ciri-ciri karakteristik sebelum biopsi.
Ciri-ciri mikroskopis lentigo maligna antara lain:

The prognosa lentigo maligna sangat baik jika didiagnosis dan diobati sejak dini. Karena terbatas pada lapisan atas kulit, seringkali dapat dihilangkan seluruhnya dengan pembedahan atau perawatan lainnya. Setelah diobati, risiko kekambuhan rendah, meskipun pemantauan seumur hidup dianjurkan untuk memeriksa lesi baru atau kekambuhan.
Jika lentigo maligna berkembang menjadi melanoma lentigo maligna, prognosisnya tergantung pada kedalamannya invasi dan apakah sudah menyebar ke bagian tubuh lain. Deteksi dini dan pemeriksaan kulit secara teratur sangat penting untuk mempertahankan hasil yang baik.