Oleh Jason Wasserman MD PhD FRCPC
November 26, 2024
Artikel ini dirancang untuk membantu Anda memahami laporan patologi untuk limfoma sel T perifer. Setiap bagian menjelaskan aspek penting dari diagnosis dan apa artinya bagi Anda.
Limfoma sel T perifer, NOS, adalah jenis kanker yang dimulai di Sel T, bagian dari sistem kekebalan tubuh. Disebut “perifer” karena biasanya melibatkan sel T dewasa yang ditemukan di kelenjar getah bening, darah, atau jaringan di luar timus (tempat sel T terbentuk awalnya). Istilah NOS (“tidak ditentukan lain”) berarti bahwa itu tidak termasuk dalam subtipe spesifik limfoma sel T lainnya. Jenis ini limfoma jarang terjadi dan cenderung berperilaku agresif.
Gejala limfoma sel T perifer NOS dapat bervariasi tergantung pada lokasinya di dalam tubuh.
Gejala umum meliputi:
Penyebab pasti limfoma sel T perifer NOS belum dipahami dengan baik. Hal ini terjadi ketika Sel T mengembangkan perubahan genetik yang membuat mereka tumbuh tak terkendali. Perubahan ini dapat disebabkan oleh faktor yang tidak diketahui, tetapi beberapa kasus telah dikaitkan dengan infeksi virus, seperti Virus Epstein-Barr (EBV) atau sistem kekebalan tubuh yang melemah.
Diagnosis dilakukan dengan memeriksa sampel jaringan di bawah mikroskop. Jaringan ini biasanya diambil dari benjolan yang bengkak. kelenjar getah bening atau organ yang terkena selama biopsiTes tambahan, seperti imunohistokimia dan aliran sitometri, dilakukan untuk mengidentifikasi jenis sel dan protein spesifik dalam jaringan.
Ahli patologi menggunakan mikroskop untuk memeriksa sel-sel limfoma. Limfoma sel T perifer, NOS, memiliki berbagai macam tampilan, tetapi beberapa ciri utamanya meliputi:

Imunohistokimia dan aliran sitometri adalah tes laboratorium khusus yang membantu dokter memahami lebih lanjut tentang sel limfoma. Tes ini penting untuk memastikan diagnosis dan mengarahkan pengobatan.
Imunohistokimia adalah uji yang menggunakan pewarnaan khusus untuk menyorot protein tertentu pada permukaan sel. Pewarnaan ini berfungsi sebagai penanda, membantu ahli patologi mengidentifikasi jenis sel dalam sampel jaringan. Misalnya, uji ini dapat menentukan apakah sel limfoma adalah sel T dan apakah sel tersebut memiliki penanda yang biasanya terlihat pada limfoma sel T.
Flow cytometry adalah jenis tes lain yang menganalisis sel-sel individual. Sel-sel tersebut dilarutkan dalam cairan dan dilewatkan melalui sinar laser, yang mengukur protein pada permukaannya. Tes ini memberikan informasi terperinci tentang jenis dan perilaku sel-sel limfoma.
Pada limfoma sel T perifer, yang tidak ditentukan lain, pola berikut sering terlihat:
Tes-tes ini tidak hanya memastikan bahwa limfoma tersebut adalah limfoma sel T, tetapi juga membantu mengidentifikasi ciri-ciri kanker tertentu. Mengetahui penanda mana yang ada dapat membantu dokter mengklasifikasikan limfoma secara lebih tepat, memperkirakan seberapa agresifnya limfoma tersebut, dan memilih rencana perawatan yang paling efektif.
The prognosa untuk limfoma sel T perifer NOS bergantung pada faktor-faktor seperti stadium penyakit, kesehatan pasien secara keseluruhan, dan seberapa baik limfoma merespons pengobatan. Secara umum, jenis limfoma ini memiliki perjalanan yang agresif, tetapi pilihan pengobatan, termasuk kemoterapi, radiasi, dan transplantasi sel induk, dapat efektif untuk beberapa pasien. Terapi yang ditargetkan, seperti brentuximab vedotin untuk kasus dengan CD30 ekspresi, juga dapat menjadi pilihan dalam situasi tertentu. Membahas kasus spesifik dan pilihan pengobatan dengan tim perawatan kesehatan Anda adalah hal yang penting.