Laporan patologi Anda untuk tumor otot polos dengan potensi ganas yang tidak pasti (STUMP) rahim

oleh Jason Wasserman MD PhD FRCPC
September 5, 2024


A tumor otot polos dengan potensi ganas yang tidak pasti (STUMP) adalah jenis tumor langka yang muncul di otot polos rahim. Tumor ini dianggap “tidak pasti” karena sulit untuk menentukan apakah tumor tersebut jinak (non-kanker) atau ganas (kanker) berdasarkan penampakannya di bawah mikroskop. STUMP berada di antara tumor jinak leiomioma (fibroid) dan ganas leiomiosarkomaMeskipun banyak STUMP berperilaku dengan cara yang tidak agresif, beberapa dapat kambuh atau berkembang menjadi bentuk yang lebih agresif.

Apakah tumor otot polos yang potensi ganasnya tidak pasti pada rahim bersifat kanker?

Tumor rahim tidak dianggap kanker, tetapi perilakunya tidak dapat diprediksi. Tumor ini berada di antara jinak tumor, seperti leiomioma (fibroid), dan ganas tumor, seperti leiomiosarkomaMeskipun banyak STUMP yang berperilaku tidak aktif, ada risiko bahwa beberapa di antaranya dapat kambuh atau, dalam kasus yang jarang terjadi, berkembang menjadi bentuk yang lebih agresif.

Karena ketidakpastian ini, pasien yang didiagnosis dengan STUMP dipantau secara saksama dengan pemeriksaan lanjutan dan pencitraan untuk memeriksa tanda-tanda kekambuhan atau perkembangan. Keputusan pengobatan bergantung pada ciri-ciri tumor dan kesehatan pasien secara keseluruhan.

Apa saja gejala tumor otot polos dengan potensi ganas yang tidak pasti?

Gejala STUMP seringkali mirip dengan gejala tumor rahim lainnya, seperti fibroid. Mereka mungkin termasuk:

  • Perdarahan uterus abnormal (menstruasi berat atau tidak teratur)
  • Nyeri atau ketidaknyamanan panggul
  • Tekanan atau kembung di perut bagian bawah
  • Sering buang air kecil jika tumor menekan kandung kemih

Namun, beberapa wanita dengan STUMP mungkin tidak memiliki gejala yang nyata, dan tumor dapat ditemukan selama pencitraan atau operasi untuk kondisi lain.

Apa yang menyebabkan tumor otot polos memiliki potensi ganas yang tidak pasti?

Penyebab pasti STUMP belum dipahami dengan baik. Seperti tumor otot polos rahim lainnya, STUMP kemungkinan besar muncul dari mutasi genetik pada sel otot polos dinding rahim. Mutasi ini menyebabkan pertumbuhan abnormal, tetapi tidak cukup untuk mengklasifikasikan tumor secara jelas sebagai jinak or ganasFaktor-faktor seperti perubahan hormonal, usia, dan kecenderungan genetik mungkin berperan dalam perkembangan STUMP, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami penyebabnya sepenuhnya.

Bagaimana diagnosis ini dibuat?

Diagnosis STUMP dilakukan melalui pemeriksaan jaringan tumor di bawah mikroskop. Jaringan biasanya diperoleh melalui biopsi atau pembedahan. Ahli patologi mencari ciri-ciri khusus untuk menentukan apakah tumor harus diklasifikasikan sebagai STUMP dan bukan tumor jinak. leiomioma atau ganas leiomiosarkomaDiagnosis didasarkan pada kombinasi faktor-faktor, termasuk penampilan sel, jumlah sel, dan ukuran sel. angka mitosis (sel yang membelah), dan ada atau tidaknya nekrosis (sel mati).

Apa saja ciri-ciri mikroskopis tumor otot polos yang potensi ganasnya tidak pasti di rahim?

Tumor otot polos dengan potensi ganas yang tidak pasti (STUMP) terdiri dari sel otot polos, yang biasanya ditemukan di dinding rahim. Sel-sel ini membantu rahim berkontraksi selama menstruasi dan melahirkan. Meskipun tidak ada aturan ketat untuk mendiagnosis STUMP, ahli patologi mengklasifikasikan tumor sebagai STUMP jika termasuk dalam salah satu kelompok berikut. Masing-masing kelompok ini didasarkan pada karakteristik spesifik yang terlihat di bawah mikroskop:

  1. Tumor dengan atipia nuklir dan aktivitas mitosis rendah: Pada kelompok ini, sel tumor menunjukkan atypia nuklir, yang berarti inti (bagian sel yang mengendalikan pertumbuhan dan pembelahan) terlihat berbeda dari sel normal, yang menunjukkan bahwa sel tersebut mungkin tidak berfungsi dengan benar. Ada 2–4 angka mitosis per milimeter persegi, yang mengacu pada jumlah sel yang membelah untuk membuat sel baru. Jumlah sel yang membelah rendah menunjukkan tumor tumbuh lambat. Tumor ini tidak menunjukkan nekrosis sel tumor (sel-sel mati dalam tumor), yang merupakan ciri yang dapat menunjukkan perilaku yang lebih agresif.
  2. Tumor dengan nekrosis sel tumor tetapi tidak ada ciri-ciri lain yang mengkhawatirkan: Kelompok ini mencakup tumor dengan area nekrosis sel tumor (sel-sel mati di dalam tumor) tetapi tanpa fitur-fitur lain yang mengkhawatirkan seperti penampilan abnormal inti atau banyaknya sel yang membelah. Nekrosis dapat menjadi tanda perilaku agresif pada beberapa tumor. Namun, terkadang sulit untuk membedakan antara nekrosis sel tumor dan nekrosis tipe infark, yang terjadi ketika bagian dari tumor mati karena kekurangan pasokan darah. Oleh karena itu, tumor dengan nekrosis yang tidak jelas jinak dapat digolongkan sebagai STUMP.
  3. Tumor dengan aktivitas mitosis tinggi tetapi tidak memiliki ciri-ciri lain yang mengkhawatirkan: Tumor ini tidak memiliki atypia nuklir (inti selnya terlihat relatif normal) dan nekrosis sel tumor. Namun, mereka memiliki aktivitas mitosis yang tinggi, artinya ada lebih dari 6 angka mitosis (sel yang membelah) per milimeter persegi (atau 15 mitosis dalam 10 bidang berdaya tinggi di bawah mikroskop).
  4. Tumor dengan atipia nuklir difus dan jumlah mitosis tidak pasti: Pada kelompok ini, sel tumor menunjukkan membaur (tersebar luas) atypia nuklir (banyak sel memiliki inti sel yang tampak abnormal). Namun, mungkin sulit untuk menghitung jumlah sel yang membelah secara akurat karena adanya proses yang disebut karioreksis, yaitu saat inti sel terpecah.

Keempat kelompok ini membantu ahli patologi menentukan bagaimana tumor akan berperilaku di masa mendatang dan apakah perawatan tambahan atau tindak lanjut yang ketat diperlukan.

A+ A A-