Flow cytometry



Dalam laporan patologi, kata "Mengalir" biasanya mengacu pada tes laboratorium yang disebut aliran sitometriTes ini digunakan untuk menganalisis sel-sel individual dalam sampel darah, sumsum tulang, kelenjar getah bening, atau cairan atau jaringan tubuh lainnya. Sitometri aliran memungkinkan ahli patologi untuk memeriksa berbagai fitur sel, seperti ukuran, bentuk, dan protein yang diekspresikannya, dengan melewatkannya melalui mesin yang menggunakan laser dan detektor untuk menganalisis setiap sel.

Sitometri aliran sangat penting dalam diagnosis dan pemantauan kanker darah, termasuk leukemia dan limfoma, serta dalam evaluasi gangguan sistem kekebalan tubuh, pemantauan transplantasi, dan jenis infeksi tertentu.

Mengapa flow cytometry dilakukan?

Sitometri aliran adalah teknik serbaguna yang memberikan informasi detail tentang sel-sel dalam sampel. Teknik ini dapat digunakan untuk tujuan berikut:

  • Penghitungan dan klasifikasi sel – Sitometri aliran dapat mengukur jumlah dan jenis sel dalam sampel. Metode ini juga dapat menilai ukuran dan kompleksitas internal sel. Namun, sel-sel imatur tertentu, seperti blas, mungkin memerlukan interpretasi tambahan dan tidak selalu dihitung secara akurat hanya dengan metode ini.

  • Deteksi biomarker Tes ini mengidentifikasi protein spesifik di permukaan atau di dalam sel. Protein ini, yang dikenal sebagai penanda, membantu menentukan jenis dan fungsi sel dan penting dalam mendiagnosis berbagai penyakit.

  • Mendiagnosis dan memantau penyakit – Sitometri aliran umumnya digunakan untuk membantu mendiagnosis leukemia dan limfoma, serta untuk memantau kekambuhan atau respons pengobatan. Sitometri aliran juga dapat digunakan dalam evaluasi defisiensi imun dan infeksi tertentu, seperti HIV.

  • Imunofenotipe – Ini mengacu pada penggunaan sitometri aliran untuk menentukan identitas sel berdasarkan protein yang diekspresikannya. Hal ini penting untuk mengidentifikasi berbagai jenis sel darah putih, terutama dalam diagnosis dan klasifikasi kanker darah.

Bagaimana flow cytometry dilakukan?

Sitometri aliran biasanya melibatkan langkah-langkah berikut:

  1. Persiapan sampel – Sampel sel—biasanya dari darah, sumsum tulang, atau jaringan—dikumpulkan dan diproses menjadi suspensi cair. Sel-sel tersebut kemudian diobati dengan antibodi fluoresen, yaitu molekul khusus yang mengikat protein spesifik di dalam atau di dalam sel. Antibodi ini berpendar ketika terpapar laser, sehingga memungkinkan untuk dideteksi.
  2. Menjalankan sampel –  Sampel yang telah diwarnai ditempatkan dalam sebuah mesin yang disebut flow cytometer. Mesin ini menggunakan sistem fluida untuk mengirimkan sel-sel satu per satu melalui sinar laser. Setiap sel berinteraksi dengan laser saat melewatinya.
  3. Deteksi dan analisis –  Interaksi antara laser dan sel menyebabkan cahaya menyebar, dan penanda fluoresensi memancarkan cahaya berwarna. Detektor khusus mengukur cahaya ini dan mengirimkan informasinya ke komputer. Data tersebut kemudian ditampilkan dalam bentuk bagan dan grafik (seperti diagram sebar dan histogram) yang menunjukkan jenis dan jumlah sel yang ada.

Sitometri aliran dapat menganalisis ribuan hingga jutaan sel hanya dalam beberapa menit.

Bagaimana hasil dijelaskan dalam laporan patologi?

Laporan sitometri aliran mencakup beberapa bagian yang membantu menjelaskan temuan:

  • Informasi sampel – Mencakup jenis sampel yang diuji (misalnya, darah, sumsum tulang, kelenjar getah bening), waktu pengumpulannya, dan detail klinis yang relevan.

  • Metodologi – Deskripsi singkat tentang bagaimana pengujian dilakukan, termasuk bagaimana sel diproses dan antibodi atau pewarna fluoresensi mana yang digunakan.

  • Panel penanda – Daftar protein spesifik (disebut penanda) yang diuji pada atau di dalam sel. Penanda ini diberi label dengan nama seperti CD3, CD19, atau CD45, dan membantu mengidentifikasi berbagai jenis sel, seperti sel T, sel B, atau blas.

  • Hasil – Bagian ini menjelaskan populasi sel yang terdeteksi dan jumlah masing-masing sel yang ada. Hasilnya dapat dilaporkan sebagai persentase atau jumlah absolut, dan akan mencakup detail penanda yang diekspresikan. Misalnya, laporan tersebut mungkin menyatakan bahwa sekelompok sel positif CD19, yang menunjukkan bahwa mereka adalah sel B.

  • Interpretasi – Ahli patologi menjelaskan temuannya. Ini dapat mencakup diagnosis (seperti jenis leukemia atau limfoma tertentu), komentar tentang apakah ada bukti kekambuhan penyakit, atau rekomendasi untuk pemeriksaan tambahan.

  • Grafis – Beberapa laporan menyertakan diagram sebar atau histogram untuk menunjukkan distribusi sel dalam sampel. Gambar-gambar ini membantu memvisualisasikan bagaimana sel-sel dikelompokkan dan diidentifikasi.

hasil sitometri aliran sampel

Mengapa flow cytometry penting?

Sitometri aliran memberikan informasi yang mungkin tidak terlihat dengan pewarnaan rutin, seperti hematoksilin dan eosin (H&E)Hal ini memungkinkan para ahli patologi untuk mengidentifikasi jenis sel, mengklasifikasikan kanker secara lebih tepat, dan mendeteksi penyakit residual minimal yang mungkin tidak terlihat dengan metode lain. Ini merupakan alat penting dalam diagnosis kanker modern, terutama untuk kanker hematologi (darah).

Pertanyaan untuk ditanyakan kepada dokter Anda

  • Mengapa flow cytometry dilakukan pada kasus saya?

  • Jenis sel apa yang ditemukan dalam sampel?

  • Apakah hasilnya menunjukkan diagnosis spesifik?

  • Apakah saya memerlukan pengujian tambahan berdasarkan hasil tersebut?

  • Bagaimana temuan ini akan memengaruhi rencana perawatan saya?

A+ A A-