Apa itu displasia skuamosa?



Apa itu displasia skuamosa?

Displasia skuamosa adalah perubahan prakanker yang melibatkan area tubuh yang tertutup sel skuamosa. Jika tidak diobati, displasia skuamosa dapat berubah menjadi sejenis kanker yang disebut karsinoma sel skuamosa lembur.

displasia skuamosa
Displasia skuamosa

Apa yang menyebabkan displasia skuamosa?

Penyebab displasia skuamosa tergantung di bagian tubuh mana penyakit itu berada. Misalnya, displasia skuamosa yang melibatkan rongga mulut, laring, paru-paru, dan kerongkongan sering disebabkan oleh merokok tembakau atau konsumsi alkohol yang berlebihan. Namun, penyebab paling umum dari displasia skuamosa yang melibatkan serviks dan saluran anus adalah infeksi human papillomavirus (HPV).

Di mana displasia skuamosa biasanya ditemukan?

Lokasi umum untuk displasia skuamosa meliputi rongga mulut, laring (tenggorokan), kerongkongan, paru-paru, kulit, leher rahim, dan saluran anus. Namun, displasia skuamosa dapat dimulai di bagian tubuh mana saja sel skuamosa biasanya ditemukan.

Apakah kanker displasia skuamosa?

Tidak. Displasia skuamosa bukanlah kanker. Namun, displasia skuamosa dianggap sebagai kondisi prakanker karena dapat berubah menjadi sejenis kanker yang disebut karsinoma sel skuamosa lembur.

Bagaimana ahli patologi menilai displasia skuamosa?

Ada beberapa sistem klasifikasi yang digunakan untuk menilai displasia skuamosa. Sistem yang dipilih bergantung pada lokasi penyakit dan preferensi ahli patologi.

Displasia skuamosa ringan, sedang, dan berat

Sistem penilaian tiga tingkat yang membagi displasia skuamosa menjadi ringan, sedang, dan berat biasanya digunakan untuk penyakit di rongga mulut, laring, dan paru-paru (termasuk saluran udara besar). Menurut sistem ini, displasia skuamosa ringan dikaitkan dengan risiko terendah berubah menjadi kanker, sedangkan displasia skuamosa berat memiliki risiko tertinggi. Untuk alasan ini, pasien dengan displasia skuamosa yang parah sering ditawari pengobatan untuk menghilangkan area penyakit tersebut.

displasia skuamosa parah
Displasia skuamosa parah
Displasia skuamosa tingkat rendah dan tinggi

Sistem penilaian dua tingkat yang membagi displasia skuamosa menjadi displasia tingkat rendah dan tinggi digunakan oleh beberapa ahli patologi untuk penyakit di rongga mulut, laring, dan paru-paru (termasuk saluran udara besar). Menurut sistem ini, displasia skuamosa tingkat rendah dikaitkan dengan risiko terendah berubah menjadi kanker, sedangkan displasia skuamosa tingkat tinggi memiliki risiko tertinggi. Untuk alasan ini, pasien dengan displasia skuamosa tingkat tinggi sering ditawari pengobatan untuk menghilangkan area penyakit.

Lesi intraepitel skuamosa derajat rendah (LSIL) dan lesi intraepitel skuamosa derajat tinggi (HSIL)

Sistem penilaian dua tingkat digunakan untuk displasia skuamosa yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Sistem ini yang biasanya diterapkan pada penyakit yang melibatkan serviks, vagina, penis, dan saluran anus, membagi displasia skuamosa menjadi lesi intraepitel skuamosa derajat rendah (LSIL) dan lesi intraepitel skuamosa derajat tinggi (HSIL). Menurut sistem ini, LSIL dikaitkan dengan risiko terendah berubah menjadi kanker, sedangkan HSIL memiliki risiko yang jauh lebih tinggi. Untuk alasan ini, pasien dengan HSIL dapat ditawarkan pengobatan untuk menghilangkan area penyakit, namun keputusan tergantung pada berbagai faktor termasuk lokasi penyakit dan usia pasien.

lesi intraepitel skuamosa tingkat tinggi
Lesi intraepitel skuamosa derajat tinggi (HSIL)
A+ A A-